7 Destinasi Wisata di Solo Terbaik

Sebuah kota di kawasan Jawa Tengah yang penuh dengan nilai sejarah, seni serta budaya adalah Solo. Salah satu tujuan kota favorit untuk dikunjungi oleh turis. Baik turis domestic maupun turis mancanegara. Beberapa wisata di Solo sangat menawan dan penuh nilai sejarah. Berikut ini destinasi wisata di Solo yang terbaik.

1. Pasar Klewer

Pasar yang berada di kota Solo ini memiliki daya tarik tersendiri. Sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang. Jika ingat Solo pasti ingat dengan Pasar Klewer. Disana pengunjung bisa berbelanja sepuasnya terutama pakaian bermotif batik. Banyak variasi dan pilihan. Dari segi harga pun tergolong murah, bahkan harga grosir. Banyak pembeli yang nantinya akan menjual produknya kembali. Untuk memudahkan pengunjung, pasar paling modern di Solo ini sudah dilengkapi lift dan eskalator.  Jika berkunjung ke lantai tiga, terdapat foodcurt yang menyediakan berbagai makanan khas solo. Butuh waktu seharian untuk berkeliling pasar yang punya nilai sejarah ini.

2. Grojogan Sewu Tawangmangu

Lokasi Grojogan Sewu berada di sisi barat Gunung Lawu, air terjun yang tingginya 80 meter ini menjadi destinasi wisata di Solo. Air terjun yang tertinggi di Jawa Tengah ini menyajikan wisata alam yang begitu indah, udara yang sejuk serta kesegaran air terjun yang bisa dinikmati jika berada di bawahnya. Dari pintu masuk, para pengunjung harus berjalan kaki melewati kurang lebih 1000 anak tangga.

3. Keraton Surakarta

Tahun 1743 terjadi peristiwa Geger Pecinan yang menghancurkan Keraton Kartasura, sebagai gantinya di tahun 1744 Susuhan Pakubuwana II membangun Keraton Surakarta. Hingga saat ini bangunan keratin menjadi tempat tinggal Sri Sunan. Komplek keratin dibagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda. Salah satunya difungsikan sebagai museum untuk menyimpan benda-benda bernilai sejarah. Seperti replika pusaka keratin, gamelan dan benda-benda pemberian bangsa Eropa.

4. Taman Sriwedari

Saat dibangunnya taman sriwedari pada awal waktu digunakan untuk keluarga kerajaan sebagai sarana rekreasi dan hiburan. Taman surga menjadi inspirasi penamaan taman Sriwedari. Seiring berjalannya waktu taman Sriwedari telah banyak mengalami perubahan. Hingga beralih fungsi menjadi pusat hiburan masyarakat dengan dilengkapi wahana bermain untuk anak.

5. Benteng Vastenburg

Berdiri sejak tahun 1745 ini benteng Vastenburg didirikan oleh Gubernur Jendral Baron Van Imhoff. Salah satu saksi bisu sejarah perjuangan rakyat Indonesia yaitu Benteng Vastenburg ini. Dari tahun ke tahun benteng Vastenburg  sering direnovasi dan sekarang tampil lebih indah. Selain mempelajari situs sejarah bisa menjadi spot foto yang eksotik.

6. Taman Satwa Taru Jurug

Salah satu destinasi wisata di Solo adalah taman satwa Taru Jurug, dibangun tahun 1878. Dahulu hanya berupa taman rekreasi saja kemudian setelah ada perombakan taman Sriwedari akhirnya hewan yang ada disana dipindahkan ke taman satwa Taru Jurug. Sejak saat itu masyarakat menikmati wisata satwa di Taru Jurug. Disana juga terdapat monument untuk menghormati Pak Gesang, seorang pencipta lagu Bengawan Solo.

7. Taman Balekambang

Tahun 1921 didirikan Taman Balekambang ini dengan gaya Eropa-Jawa. Konsep taman yang merupakan hadiah sang ayah kepada anaknya. KGPAA Mangkunegara VII membagi kedua taman tersebut dengan nama kedua putrinya. Partinah Bosh yaitu taman kota dan Partini Tuin atau taman air Partini. Dulu tempat ini didirikan untuk bersantai di tengah kolam besar dan terlihat seperti mengambang, maka disebut “Balekambang.” Sekarang telah menjadi kawasan wisata terpadu seperti adanya panggung pertunjukan seni budaya, kawasan konservasi sejarah, area outbond dan taman reptil.

Berbagai alternatif destinasi wisata tersebut bisa menjadi rujukan jika ingin berkunjung ke Solo. Tentu saja setiap tempat wisata memiliki nilai tersendiri dihati para pengunjungnya. Selain tempat wisata , jelajahi pula kuliner daerah tersebut.