Penting! Ternyata Ini Penyebab Kebakaran Hutan Di Indonesia

Peristiwa kebakaran hutan di Indonesia menjadi masalah darurat nasional yang harus diselesaikan secepatnya. Karena jika dibiarkan, tidak hanya lahan hutan di nusantara bisa habis, kesehatan warga juga terancam.

Salah satu cara mengatasi kasus kebakaran hutan ini adalah melakukan pencegahan sejak dini. Namun, strategi cegah kebakaran tidak akan berhasil, jika pemerintah dan pihak terkait tidak mengetahui penyebab kebakaran. Atas dasar itu, berikut akan dijelaskan penyebab kebakaran hutan di Indonesia:

1. Praktik Perluasan Lahan Ilegal

Penyebab Kebakaran hutan di Indonesia yang pertama adalah adanya praktik perluasan lahan ilegal. Biasanya ini dilakukan oleh perusahaan korporasi yang tidak bertanggung jawab. Ingin mengembangkan usaha, tetapi dengan cara merusak alam dan manusia.

Penyebab ini merupakan kasus terbanyak dalam setiap kebakaran hutan. Bahkan, kebakaran di Kalimantan yang menjadi bencana nasional, juga disebabkan oleh masalah ini. Tak kurang dari 4 perusahaan menjadi terdakwa.

Ironinya, sekalipun sudah diberikan hukuman berat, kasus tetap saja terjadi. Seakan deraan tersebut tidak membuat oknum perusahaan jera dan menghentikan aktivitasnya membakar lahan hutan. Atas dasar itu, pihak pemerintah harus memberikan hukuman yang lebih maksimal, mengingat efek dari kasus kebakaran hutan ini sangat luar biasa.

2. Sistem Pembukaan Lahan Pertanian Dengan Pembakaran

Tidak dimungkiri, masih banyak masyarakat petani yang memiliki tanah yang lokasinya berdekatan dengan hutan. Terkadang aset mereka tersebut dijadikan lahan pertanian. Ironinya, untuk menjadikannya area produktif, si pemilik harus membukanya dengan cara membakar semak dan pepohonan.

Ternyata, ini juga menjadi penyebab kebakaran hutan. Terutama jika pembukaan lahan dilakukan di musim kemarau, tentu api bisa menyebar ke mana-mana hingga membakar habis hutan yang berdekatan dengan lahan tersebut.

Maka dari itu, pemerintah melarang keras teknik pembukaan lahan pertanian dan perkebunan semacam ini. Jika pun ingin membakar lahan, masyarakat harus meminta izin terlebih dahulu kepada pihak terkait. Jika hal ini dilanggar, mereka bisa terjerat kasus pidana maupun perdata.

3. Kemarau Panjang Yang Ekstrim

Penyebab kebakaran hutan di Indonesia yang selanjutnya adalah kemarau panjang yang ekstrem. Efeknya adalah, cuaca lebih panas dari biasanya. Dampak bagi hutan sendiri ialah, kekeringan melanda segala tumbuhan yang ada di sana.

Ironinya, jika kemarau panjang terus terjadi, tentu pemanasan hutan ikut meningkat. Hal inilah yang terkadang memicu titik api yang akhirnya menjalar menjadi besar karena tidak adanya lahan basah untuk menangkalnya.

Untuk mencegah kasus semacam ini, biasanya pemerintah membuat hujan buatan dengan cara menyiramkan air dari udara. Minimal untuk mengurangi efek panas di dalam hutan. Sehingga kebakaran hutan bisa dicegah sebelum meluas ke segala arah.

4. Akibat Kelalaian Pengunjung Hutan

Hutan terkadang dijadikan sebagai tempat mencari kebutuhan pendukung rumah tangga. Bahkan, masyarakat di sekitar hutan, masih suka mencari tumbuhan di dalam rimba untuk dijadikan obat tertentu. Karena itu, ada kemungkinan, hutan yang rimbun sekalipun, pasti ada manusia yang masuk ke dalamnya.

Sayangnya, terkadang masyarakat yang masuk hutan menjadi lalai. Contohnya adalah membuang puntung rokok sembarangan. Padahal titik api yang masih tersisa bisa membakar dedaunan kering yang bersentuhan dengannya. Karena itu, kebakaran tidak bisa dicegah.

Contoh lain adalah lupa mematikan api unggun pasca berkemah di dalam hutan. Akhirnya sisa pembakaran tersebut dihembus angin sehingga membakar dedaunan dan ranting kering yang ada di dekatnya. Kebakaran hutan juga tidak terelakkan.

Kebakaran hutan di Indonesia harus diatasi secepatnya. Caranya dengan mencegah penyebab yang sudah dijelaskan di atas kembali terulang. Ini merupakan tugas bersama antara pemerintah dan masyarakat. Maka dari itu, lakukan sinergi yang baik dan bagus.