Film Layar Lebar untuk Anak yang Recommnded

Dunia anak adalah dunia bermain dan bersenang-senang. Salah satu aktivitas favorit anak yaitu menonton film. Di Indonesia banyak sekali film layar lebar untuk anak yang bisa ditonton. Beberapa rekomendasi berikut ini bisa menjadi alternative untuk menonton film.

1. Petualangan Sherina

Film yang dibintangi oleh tokoh utama bernama Sherina ini diproduksi oleh Miles Production di tahun 2000. Salah satu film drama musikal terbaik ini mengangkat cerita tentang seorang anak yang sedih karena harus berpindah tempat tinggal. Namun setelah pindah, Sherina mendapatkan teman baru yang begitu pemalu. Karena Sherina seorang anak yang aktif dia berusaha berpetualang sendiri ke kebun teh bahkan hingga museum Boscha. Film ini mengajarkan kemandirian, persahabatan serta  kerjasama dengan teman. Dalam film ini pula ada beberapa lagu yang dinyanyikan oleh Sherina. Film yang sangat mengesankan untuk ditonton oleh anak-anak.

2. Laskar Pelangi

Diproduksi oleh Miles Production  tahun 2008, film Laskar Pelangi ini diadopsi dari novel ternama dengan judul yang sama, karya Andrea Hirata. Film yang sangat terkenal ini mengisahkan 9 anak dengan berbagai karakter bersemangat untuk sekolah. Padahal mereka tinggal di daerah terpencil Belitong. Sekolahnya terancam ditutup karena keadaan sekolah tersebut begitu memprihatinkan. Berkat semangat murid-muridnya sekolah itu tetap berdiri. 9 anak inilah yang disebut laskar pelangi. Mereka yang semangat sekolah dan memiliki cita-cita yang tinggi. Serta perbedaan karakter masing-masing tokoh disini membuat film ini terlihat unik. Dengan adanya film laskar pelangi, mengajarkan anak untuk menghargai hidup, teman dan selalu bersemangat untuk menuntut ilmu.

3. Denias, Senandung di Atas Awan

Film ini diproduksi tahun 2008 dan menjadi salah satu nominasi film asing di penghargaan bergengsi, Piala Oscar. Film disutradarai oleh John de Rantau ini, mengambil setting tempat di Pulau Cendrawasih ini menggambarkan keindahan Papua. Denias, nama tokoh dalam film diambil dari kisah nyata seorang anak Papua bernama Janias. Dalam film ini diceritakan bagaimana perjuangan Denias untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dia tinggalkan kampung tempat tinggalnya untuk menuju kota agar bisa mendapatkan pendidikan yang semestinya. Salah satu lokasi sekolah yang dipakai adalah SD dan SMP Yayasan Pendidikan Jayawijaya dibawah naungan PT.Freeport Indonesia. Alasan sang produser, Ali Sihasale memilih sekolah tersebut karena beliau adalah alumni di sekolah itu. Selain itu, Janias tokoh kisah nyata dari film ini juga bersekolah di tempat tersebut. Film yang mengisahkan perjuangan seorang anak Papua ini menjadi salah satu rekomendasi film layar lebar untuk anak.

4. Garuda Di Dadaku

Bagi yang cinta dunia sepakbola, maka film ini akan sangat menarik untuk ditonton. Bahkan yang tadinya tidak menyukai sepakbola pun akhirnya jatuh cinta dengan sepakbola. Film yang dirilis tahun 2009 ini disutradari oleh Ifa Isfansyah. Sebuah film yang diadopsi dari novel “Mimpi Sang Garuda” karya Benny Rhamdani ini mendapat penghargaan sebagai film anak terbaik di Festival Film Anak Indonesia 2009. Selain itu Garuda di Dadaku juga dipentaskan di Michel Kinder and Jungen Filmfest 2010 di Hamburg, Jerman. Film yang mengisahkan perjuangan seorang anak yang  memiliki cita-cita untuk bermain bola namun tidak disetujui oleh kakeknya. Tapi Bayu, sang tokoh utama tidak akan menyerah begitu saja. Dengan bantuan teman-temannya Bayu berjuang untuk mencapai cita-citanya. Film ini mengajarkan seorang anak untuk selalu berjuang dan tidak pantang menyerah dalam menggapai cita-citanya.

Berikan pengalaman menonton film dengan memberikan tontonan film layar lebar untuk anak yang mengandung unsur mendidik dan sarat nilai positif yang bisa diambil. Dengan begitu anak-anak akan kaya ilmu dan pengalaman.