Dengan Bahan Alami

Kerontokan rambut agaknya menjadi masalah paling umum namun sebenarnya bisa menjadi masalah yang serius juga karena mengganggu penampilan. Rambut merupakan mahkota diri yang seharusnya dijaga kesehatannya, karena rambut yang lebat, lembut dan terawat adalah impian banyak orang. Namun bagaimana jika kerontokan sudah terjadi? dalam artikel cara mengurangi kerontokan rambut dengan bahan alami, adalah jawabannya.

Banyak orang yang terfokus untuk melakukan perawatan ke salon atau dengan bantuan produk-produk berharga lumayan menguras kantong. Padahal, ada loh cara mengurangi kerontokan rambut dengan bahan alami berikut. Apa saja memangnya bahan-bahan tersebut? Mari temukan dan simak bersama.

1. Memakai Lidah Buaya

Bahan pertama yang memiliki khasiat untuk mengurangi kerontokan rambut adalah lidah buaya. Lagi-lagi tanaman seribu khasiat ini mampu menjadi  solusi berbagai permasalahan kesehatan manusia. Cara menggunakan atau pengaplikasiannya sangatlah mudah, sahabat tinggal memisahkan kulit lidah buaya hingga menyisakan dagingnya saja.

Daging lidah buaya yang memiliki cairan lengket di sekelilingnya itulah yang kemudian bisa digunakan sebagai shampoo atau conditioner. Jika memiliki blender, sahabat bisa menghancurkanya terlebih dahulu, namun jika tidak sahabat bisa meremasnya hingga hancur secara perlahan. Gunakan lidah buaya sebagai shampoo atau conditioner sesering mungkin, minimal 3 kali dalam seminggu.

2.Gunakan Jeruk Nipis Sebagai Conditioner

Selain bisa membantu menyegarkan sebuah makanan atau minuman, jeruk nipis juga kaya manfaat untuk mengatasi kerontokan rambut loh. Gunakan perasan jeruk nipis ketika usai melakukan keramas, tuangkan perasaan jeruk nipis dan usapkan lembut di kepala. Kemudian diamkan paling lama 5 menit setelah itu bilas, lakukan serutin mungkin, mudah bukan?

3. Masker Rambut Jahe

Pernah menggunakan saripati jahe sebagai conditioner? Ya! Saripati jahe kaya akan berbagai senyawa yang dapat mengatasi kerontokan rambut. Sahabat bisa memblender jahe tanpa air hingga menghasilkan saripati dan hasil jahe yang lembut. Balurkan pada rambut kepala yang sudah dicuci sebelumnya, diamkan selama 30 menit atau semalaman baru esok paginya dibilas.

Meski akan terasa lebih hangat di kepala, namun niscaya jika dilakukan dengan rutin akan membantu mengatasi kerontokan. Gunakan ramuan ini paling tidak 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Tidak perlu menggunakan jahe terlalu banyak jika takut kulit kepala akan panas, usahakan gunakan jahe muda agar tingkat panasnya menjadi lebih rendah.

4. Gunakan Santan Kelapa

Santan kelapa yang umumnya dikenal untuk membantu membuat gurih berbagai masakan bisa juga loh digunakan untuk mengatasi kerontokan. Santan kelapa mengandung senyawa yang mampu melembutkan rambut dan mencegah rambut kering kemudian rontok. Pilih santan kelapa yang memiliki konsentrasi kental dan tidak terlalu cair.

Cara pengaplikasian santan kelapa untuk kerontokan sangatlah mudah, siapkan beberapa sendok santan kelapa. Kemudian basuhkan atau tuangkan keakar rambut, kemudian pijat secara perlahan. Setelah itu diamkan selama paling tidak 10 menit, baru kemudian bilah sampai bersih.

5. Gunakan Minyak Jojoba

Penggunaan minyak jojoba bisa membantu mengatasi kerontokan rambut karena minyak jojoba mengandung banyak senyawa dan vitamin untuk melembutkan rambut. Rambut yang kering jelas akan berpotensi untuk lebih cepat rontok. Hangatkan minyak jojoba dan tuangkan ke kulit kepala, pijat rata dan diamkan selama 10 menit sebelum dibilas.

6. Perasan Lemon Sebagai Masker Alami

Perasan lemon, memiliki kadar ph rendah yang efektif untuk membantu mengurangi kerontokan pada rambut sahabat. Kemudian senyawa dalam lemon memiliki khasiat untuk menguatkan akar rambut sehingga mencegah adanya kerontokan berkepanjangan. Perasan lemon yang ada bisa dibalurkan ke seluruh kulit kepala dan rambut, diamkan paling tidak 5 menit dan lakukan treatment ini seminggu sekali.

7. Gunakan Cuka Apel

Selain bisa membasmi jerawat, cuka apel juga bisa membantu mengatasi kerontokan loh. Gunakan cuka apel secukupnya ke seluruh kulit kepala setelah keramas dan diamkan maksimal 5 menit. Bilas dengan air hangat dan lakukan setidaknya seminggu sekali untuk hasil yang memuaskan.

Diatas adalah cara mengurangi kerontokan rambut dengan bahan alami, cukup mudah untuk menemukan bahan-bahannya bukan. Lakukan perawatan diatas dengan konsisten untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Kemudian selalu pastikan keadaan kulit kepala dalam kondisi segar, terawat dan bersih ya!

Ternyata Banyak Manfaat Serai Untuk Kesehatan Tubuh

Serai memang lebih dikenal sebagai salah satu bahan dapur untuk memasak. Sebagai salah satu tanaman herbal, serai memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Bagian yang bisa diolah pada serai antara lain, batang dan daunnya. Manfaat serai untuk kesehatan sangat banyak, karena banyak senyawa dalam serai yang sangat dibutuhkan untuk tubuh.

Pada serai ada beberapa sifat yang sangat membantu tubuh agar terhindar dari beragam penyakit. Serai memiliki sifat anti jamur, lalu ada juga anti inflamsai hingga analgesic juga anti oksidan. Serai dikenal memiliki aroma yang khas dimana bisa menciptakan sensasi menyegarkan saat diolah. Di bawah ini adalah ulasan manfaat serai untuk tubuh yang bisa dirasakan jika mengkonsumsinya secara benar.

1. Untuk Mengatasi Depresi

Manfaat serai yang pertama bagi kesehatan tubuh adalah untuk mengatasi depresi. Beberapa penelitian membuktikan serai memiliki senyawa yang berfungsi sebagai antidepresan. Ini membuat serai menjadi tanaman yang bisa mengatasi depresi. Dengan mengkonsumsi serai maka beragam gejala depresi bisa teratasi.

Aromanya yang khas dipercaya bisa menenangkan sehingga baik untuk pengidap insomnia dan bisa menurunkan stres dan kecemasan berlebih. Selain itu, aroma yang menenangkan pula bisa membantu relaksasi saraf yang membuat tubuh lebih rileks sehingga tidur bisa lebih nyenyak.

2. Menurunkan tekanan darah

Manfaat serai untuk kesehatan selanjutnya adalah untuk mengatasi tekanan darah. Salah satu sifat serai yakni diuretic bisa membantu tubuh untuk membuang garam dan air yang berlebih. Kadar garam yang berlebih adalah salah satu penyebab terjadinya hipertensi. Oleh karena itu jika ingin menurunkan tekanan darah, cobalah secara rutin mengkonsusmi serai.

3. Mengontrol Kadar Gula Darah

Serai bisa memaksimalkan keinerja salah satu organ yakni pankreas. Jika pankreas bisa bekerja optimal maka kadar gula bisa terkontrol sehingga tubuh bisa terhindar dari diabetes. Pankreas yang tidak bisa optimal maka tidak mampu memproduksi insulin, hal tersebut penyebab kadar gula naik drastis yang berujung diabetes.

4. Menjaga Pencernaan

Sifat serai yang anti bakteri bisa melindungi sistem pencernaan dari bakteri yang setiap harinya masuk ke dalam tubuh. Serai bisa membunuh bakteri patogen yang masuk pada tubuh sehingga bisa mencegah adanya infeksi pada sistem pencernaan. Bahkan serai sudah dipercaya bisa menyembuhkan diare, sembelit, dan nyeri haid karena memiliki sifat analgesic.

5. Pereda Nyeri Otot

Seperti yang sudah disebutkan, serai memiliki sifat analgesic. Tak heran jika tanaman ini bisa mengatasi masalah nyeri otot dan sendi. Jika ingin mengatasi rasa nyeri otot dan sendi menggunakan serai caranya bisa dengan meminum air serai yang dipadukan dengan teh hitam. Bisa juga dengan cara mengeluarkan minyak pada serai lalu menggunakan minyak tersebut untuk memijat tubuh.

Selain sifat analgesic yang bisa mengatasi rasa sakit dan nyeri pada otot, antidepresan yang bisa didapat dari aroma serai juga turut membantu mengatasi nyeri sendi dengan membuat rileks otot dan sendi yang kaku dan tegang.

6. Menjaga Kesehatan Mulut

Manfaat serai untuk kesehatan selanjutnya adalah untuk mengatasi masalah pada mulut. Jika suka sariawan dengan mengkonsumsi serai hal tersebut dapat teratasi, sebab serai memiliki sifat anti jamur yang biasanya menjadi penyebab infeksi pada mulut, anti inflamasi, juga anti bakteri yang biasa menjadi penyebab sariawan.

Beragam manfaat yang bisa didapatkan tubuh membuat serai bisa juga disebut sebagai salah satu tanaman obat yang aman untuk dikonsumsi. tanaman herbal bisa menjadi salah satu pengobatan tradisional yang hampir tidak memiliki efek samping.